Truk Tangki CPO angkutan berat Masih banyak melanggar Rambu Larangan masuk Kota Sampit.

By Administrator Published on 59:08, 11 Oct 2018.
Truk Tangki CPO angkutan berat Masih banyak melanggar Rambu Larangan masuk Kota Sampit.

Sampit – RN. Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ, dimana tujuan dari Penyelenggaraan LLAJ adalah terwujudnya Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang Aman,  selamat, tertib dan lancar, dan untuk mewujudkan tujuan penyelenggaraan LLAJ khususnya lalu lintas dan angkutan jalan khususnya yang ada di dalam wilayah Kota Sampit, dimana Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur Terhitung 1 Meret 2017 telah memberlakukan Ketentuan Pengalihan Rute Lintasan Angkutan Barang baik dari arah Palangka Raya maupun Kendaraan Barang dari Arah Pangkalan Bun, Khususnya Kendaraan Angkutan Barang (CPO, TBS, Kontainer dan Kendaraan Pengangkut Alat Berat serta Kendaraan Barang lainnya yang melebihi ketentuan Kelas Jalan baik dari sisi Dimensi Kendaraan maupun Load/Muat barang yang tidak sesuai dengan ketentuan),  hal tersebut sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya kerawanan Kecelakaan lalu lintas di dalam Wilayah dalam Kota Sampit yang melibatkan Masyarakat (Pengguna Jalan Umum) dengan Kendaraan Angkutan Barang serta sebagai upaya dalam meninimalisir Kerusakan Jalan khususnya didalam wilayah Kota Sampit, dan sebagai langkah nyata dalam pemberlakukan pengalihan rute lintasan angkutan barang tersebut.

Kadis Hub Kotim fadliannor  melalui kasi lalin dis hub kotim Agus  menjelaskan dilapangan kepada wartwan “Dinas Perhubungan Terus Melakukan sosialisasi dengan membagikan Surat Himbauan Kepada Para Pengusuaha Angkutan barang dan para sopir angkutan barang” jelas Agus 11 Oktober 2018. Dishub juga telah MEMBUAT dan  MENEMPATKAN RAMBU LARANGAN MELINTAS khususnya bagi kendaraan Angkutan Barang (CPO, TBS, Kontainer dan Kendaraan Pengangkut Alat Berat serta Kendaraan Barang lainnya yang melebihi ketentuan Kelas Jalan baik dari sisi Dimensi kendaraan maupun Load/Muat barang yang tidak sesuai dengan ketentuan) di 2 Titik yaitu di Simpang 4 Pemuda -  Tjilik Riwut (Untuk Pengaliharan Angkutan barang dari Arah Palangka Raya) untuk pengalihanya melalui Jalan Pramuka /Ex Rel dan Penempatan Rambu Larangan Melintas bagi Kendaraan Angkutan Barang di Jl.Jend Sudirman Bundaran Balanga (untuk pengalihan kendaraan barang dari arah P. Bun) dan untuk Pengalihanya dilalui Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Pramuka, dan sejalan dengan telah diberlakukanya ketentuan pengalihan rute lintasan angkutan barang tersebut, dimana berdasarkan pengawasan dan evaluasi masih banyak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Para Sopir Angkutan Barang yang dalam mobilisasi ya masih melintasi ruas - ruas jalan dalam Kota Sampit dan Telah melanggar Rambu Lalu Lintas (Khususnya Rambu Larangan Yang Telah di tempatkan),

Agus  juga menjelaskan akan ada pengawasan “Berkenaan dengan hal tersebut dalam waktu dekat Dinas Perhubungan Kab. Kotim bersama dengan Instansi Terkait akan melakukan Pengawasan dengan Penempatan Petugas di Simpang 4 Pemuda - Pramuka dan Simpang Bundaran Balanga untuk melakukan pengalihan dan penegakan hukum jika ditemukan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan” tutup Agus di Bundaran Burung jalan Sudirman. (Tim – RN)

Share

0 Comments

Join the Conversation