Tren Rupiah Tengah Menguat, Awal Pekan Ini Dibuka Rp13.158/USD

Pada perdagangan hari ini, laju mata uang rupiah terhadap dollar AS masih diproyeksikan dalam tren penguatan. Hal in terjadi karena dipengaruhi sentimen positif terjaganya laju inflasi pada kuartal pertama lalu.

By Administrator Published on 24:06, 05 Apr 2016.
Tren Rupiah Tengah Menguat, Awal Pekan Ini Dibuka Rp13.158/USD

Mengawali pekan ini Senin (4/4), kurs rupiah dibuka di posisi Rp13.158/USD atau menguat 9 poin dari penutupan sebelumnya. Rupiah terus menunjukan penguatan, hingga berita ini dimuat posisi rupiah berada di Rp13.129/USD.

Pada perdagangan hari ini, laju mata uang rupiah terhadap dollar AS masih diproyeksikan dalam tren penguatan. Hal in terjadi karena dipengaruhi sentimen positif terjaganya laju inflasi pada kuartal pertama lalu.

Menurut analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada rilis data inflasi Maret 2016 sebesar 0,19 persen (m-t-m) masih direspons positif di pasar uang.

“Dengan kondisi itu membuat dollar AS tertekan oleh aksi jual di pasar valuta asing (valas), sehingga membuat laju rupiah terapresiasi,” tegas Reza dalam analisa hariannya, Senin (4/4).

NH Korindo berharap data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada rentang deflasi 0,11 persen dan inflasi 0,11 persen mampu mendorong dampak positif pada laju rupiah saat memasuki Kuartal II-2016 ini.

Reza menambahkan, pada pekan kemarin pergerakan rupiah terhadap dollar AS mampu bertahan di area positif, meski data Chicago PMI AS mengalami kenaikan.

“Karena adanya data antisipasi tingkat pengangguran AS yang mengalami kenaikan telah menekan dollar AS,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Reza pyoyeksikan support rupiah akan berada di level Rp13.225, sedangkan resisten di level Rp13.185.

“Tapi tetap cermati sentimen negatif yang ada terhadap laju rupiah tersebut,” saran dia.

Lebih lanjut Reza menegaskan, saat ini investor lebih cenderung menahan diri untuk menghimpun dollar AS, sehingga membuat laju dollar kembali melemah di perdagangan valas.

(Arbie Marwan)

Share

0 Comments

Join the Conversation