PDJI Sampit Go to school.

By Administrator Published on 15:05, 04 Feb 2018.
PDJI Sampit Go to school.

Sampit – RN. Gagasan didirikannya organisasi Persatuan Disc Jockey (DJ) Indonesia (PDJI) pada awalnya dicetuskan oleh seorang DJ legendaris Indonesia bernama Krishyan Tanjung yang ketika itu pada tahun 1984 bertemu dengan seorang pengusaha muda bernama Joineri Kahar (akrab dipanggil dengan sebutan “Bang Joi”).

Kedua orang yang kemudian menjadi founders PDJI tersebut bercita-cita untuk menaikkan harkat dan derajat para DJ Indonesia sekaligus agar dapat memperoleh pengakuan terhadap profesi DJ yang ketika itu masih bisa dibilang baru saja berkembang. Pembentukan organisasi segera dilakukan dan memilih Bang Joi sebagai Ketua Umum.

Para tahun 1986 digelarlah kejuaraan DJ se-Indonesia yang pertama kali yang bertajuk “Indonesian DJ Festival” (IDJF). Acara berlangsung sangat meriah dan diikuti puluhan DJ dari sejumlah kota-kota utama Indonesia. Kegiatan IDJF ini dilangsungkan kembali pada tahun-tahun berikutnya dan setiap tahun penyelenggaraan tersebut berhasil menetapkan juara-juaranya.

Dengan sangat mengejutkan pada tahun 1987 Krishyan Tanjung meninggal dunia secara mendadak di Batam, namun setelah kepergiannya PDJI tetap eksis melanjutkan cita-cita Almarhum yang sangat ingin meningkatkan kualitas DJ Indonesia dan juga ingin PDJI bisa menjadi wadah sekaligus perekat agar seluruh DJ di Indonesia kompak bersatu.

Dengan merujuk pada berbagai kondisi, aspirasi para DJ, serta perjalanan PDJI itu sendiri, maka mulai bergulirlah upaya untuk merevitalisasi dan mereaktivasi PDJI. Wacana ini segera mendapat sambutan hangat dari sejumlah DJ, baik yang sudah “veteran” maupun para DJ muda. Pertemuan awal terjadi pada tanggal 15 Januari 2013 dimana sejumlah DJ angkatan lama berkumpul di ruang kerja Polim Joe di Golden Crown. Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu: Paul Jossy, Jacky Mussry, Alex Liu, Jockey Saputra, Kitting Lee, dan tentunya Polim Joe. Pertemuan tersebut menjadi semacam sesi brain-storming terkait bagaimana menjalankan kembali organisasi PDJI yang telah tenggelam sekian lama.

Pada tanggal 7 Desember 2013 dilakukan upaya sosialisasi lagi bertempat di Lounge V2 yang dihadiri oleh para DJ dari berbagai generasi yang berjumlah sekitar 80 orang DJ. Pada kesempatan tersebut dijelaskan kembali wacana mengenai revitalisasi/reaktivasi PDJI yang diikuti dengan penyerahan secara simbolik kepengurusan PDJI dari Firman Tendry kepada Jacky Mussry. Selain itu juga ada penjelasan rinci mengenai isi akte notaris yang kemudian ditandatangani oleh para pengurus sementara PDJI. Itulah saat pertama kalinya PDJI sebagai organisasi scara hukum mempunyai mempunyai legalitas.

Pada tanggal 9 Januari 2014 PDJI secara resmi menempati kantor sekretariatnya. Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh DJ yang hadir. Ini untuk menunjukkan bahwa organisasi PDJI bersifat horisontal, inklusif, dan penuh kebersamaan. Setelah itu dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Alex Liu. Pemotongan tumpeng dilakukan bersama oleh dua DJ “veteran”, yaitu Alex Liu dan Sanny Djohan, yang kemudian menyerahkan potongan pucuk tumpeng tersebut kepada Olly Tanjung mewakili Almarhum Krishyan Tanjung.

Dari perjalanan panjang PDJI telah mulai berhasil mengebangkan sayap di  kalimantan Tengah terutama di Sampit Seruyan dengan dinahkodai oleh Noomansyah yang akrab dipanggil Dayat.

PDJI Sampit Seruyan  Bersama Club Ninza N 250 yang diketuai oleh Bung Andy Melakukan Bakti Sosial di Vihara Avalokitesvara Yang terletak di Jalan Kopi selatan Sampit dengan segenap anggotanya yang di sambut baik oleh pengurus Vihara Koh Pinglio selaku sekretaris Vihara Avalokitesvara.  Dayat mengatakan potensi lokal cukup bersaing DJ sampit seruyan tidak kalah dalam meramu musik yg membuat penikmat irama ini bersemangat bergoyang. “anak – anak kita di daerah cukup baik kwalitasnya terbukti  dengan Lisensi sertifikasi  dari PDJI sudah mereka miliki, ini perlu dihargai dan di berdayakan” kata Dayat di suatu Kegiatan sosial PDJI Sampit Seruyan 4 Pebruari 2018 pada Rankannauli.com.

PDJI Dalam massa periode kepengurusannya Dayat berkeinginan menciptakan DJ muda daerah Berkemampuan setara dengan DJ Nasional yaitu melalui cara merangkul sekolah - sekolah dalam bentuk pelajaran keterampilan DJ. “kami akan mencoba memasyarakatkan DJ pada pelajar  dalam bentuk Pelajaran Keterampilan” ujar Dayat (Tim – RN)

Share

0 Comments

Join the Conversation