Kombes Pol Adi Karya Tobing bertugas sebagai HUMAS Mabes Polri.

By Administrator Published on 15:08, 02 May 2016.
Kombes Pol Adi Karya Tobing bertugas sebagai HUMAS Mabes Polri.

Rankan Nauli- Mutasi  ditubuh Polri telah dilakukan di April 2016 Bukan “April Movie” .  Seperti  Jabatan Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Adi Karya Tobing.SH,Mhum.  diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabaganev Ro PID Divhumas Polri.

Kombes Pol Adi Karya Tobing.SH,Mhum  cukup tegas dalam menjalankan tugas seperti dalam Visi dan Misi di tugas sebelumnya sebagai Dir reskrium Polda Kepri.  Dalam mengayomi masyarakat melalui fungsi keresersean  Polri harus berpedoman Pada  unsurnya ialah pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolda, dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolda, yang bertugas menyelenggarakan penyelidikan, penyidikan, dan pengawasan penyidikan tindak pidana umum, termasuk fungsi identifikasi dan laboratorium forensik lapangan.

Kombes Pol Adi Karya Tobing.SH,Mhum  setelah keluar dari AKPOL langsug melakukan berbagai Penugasan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia seperti  tugas pertamanya di Seririt bali, Polda Bengkulu,Divisi Hukum Mabespolri, Polda Kalsel, Lemdik Mabespolri, Dirreskrium Polda Sumbar, dan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum ( DIT RESKRIMUM ) Kepolisian Daerah ( Polda ) Kepulauan Riau.

Di Polda Kepri salah satu giat yang pernah dilaksanakan seperti mengamankan dan menangkap 58 WNA asal Taiwan dan Tiongkok pada dua tempat di Perumahan The Crown Hill Blok E-48 dan Perumahan Palm Spring Blok F – 33 pada Kamis,( 25/6/2015).

Penyegaran merupakan peroses yang harus di lakukan dalam setiap debut kehidupan berbangsa dan bernegara seperti juga dalam perjalanan Lembaga Kepolisian Republik Indonesia, dibulan bulan April 2016, Polri  kembali melakukan mutasi besar. Namun mutasi ini belum bisa dijadikan gambaran untuk melihat atau menilai siapa saja yang akan menjadi calon kuat untuk masuk dalam bursa pergantian Kapolri. Sebab, proses pergantian Kapolri masih cukup lama, yakni Juli 2016 mendatang.

Mutasi awal April ini belum bisa dikaitkan dengan bakal calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Badrodin Haiti. Namun, pada mutasi penggantian Kabareskrim pada Mei atau Juni mendatang baru bisa dipetakan seperti apa bursa calon Kapolri.

"IPW berharap dalam menjaring calon Kapolri pada Juli mendatang, Polri tetap menjaga soliditasnya. Begitu juga Presiden Jokowi yang punya hak prerogatif, memilih Kapolri baru konsisten demi soliditas Polri," ujar ketua IPW Neta Pane kepada wartawan, Jumat (25/3).

Sebab, lanjut Neta, Polri saat ini sangat solid pasca"perang urat syaraf" dengan Abraham Samad cs. Untuk itu, memilih calon Kapolri harus tetap memperhatikan mekanisme yang ada. Setidaknya ada lima kriteria yang patut menjadi perhatian sebagai indikasi.

Pertama, Posisi Calon, yakni posisi bintang tiga dengan keberadaan jabatannya. Kedua, Track Record, yakni jenjang karir sejak pangkat Kombes hingga bintang tiga. Ketiga, Usia Calon, yakni saat dicalonkan usianya berapa dan berapa lama lagi akan pensiun. Keempat, Senioritas, yakni dalam pencalonannya seperti apa senioritasnya. Kelima, Kemampuan Menjaga Soliditas di internal Polri.

Karena itu, tutur Neta, reposisi di tubuh Polri diharapkan tetap dapat menjaga soliditas Polri, sehingga tidak menimbulkan kontroversial berkepanjangan. Dengan demikian Polri akan mampu bekerja dengan baik dan terukur. (Tim-RN)

Share

0 Comments

Join the Conversation