Berjalan jauh baru ketemu Loket Penjualan Tiket Penyebrangan pelabuhan Bakahoni.

By Administrator Published on 57:06, 03 Aug 2019.
Berjalan jauh baru ketemu Loket Penjualan Tiket Penyebrangan pelabuhan Bakahoni.

Merak – RN. Penyebrangan Penumpang, Kendara dan Barang yang dilakukan Pemerintah di Penyebrangan Merak ke Bakahoni merupakan niat pemerintah yang tulus guna kenyamanan dan kebaikan masyarakat Indonesia.

Namun Pada Jumat tanggal 2 Agustus 2019 jam10.00 wib Rankannauli.com setelah 20 tahun lalu menikmati penyebrangan Merak ke Bakahoni baru lagi dengan menggunakan Ferry KMP SALVINO .

Setelah Rankannauli.com turun dari Bus Arimbi dari Jakarta di Pelabuhan Bakahoni para penumpang diturunkan terlalu jauh dari tempat pembelian Tiket penyebrangan, sehingga mempersulit penumpang yang sudah usia lanjut serta Ibu-ibu yang membawa anak dan barang yang menjadi terpaksa mengeluarkan uang untuk membayar ojek yang seharusnya jarak yang jauh tersebut dapat di persingkat seperti yang ada di Bandara-bandar di Indonesia.

“saya ini sudah capek Berjalan dari Jombang mau ke Bengkulu sampe di Bakahoni kami heran kenapa harus sejauh ini berjalan padahal sebaiknya otoritas pelabuhan bisa mengatur Penumpang untuk turun didepan penjualan tiket, dulu kami juga pernah naik Kapal cepat penyebrangan Juga waktunya tidak cepat menyebrang seperti yang kami harapkan” ujar seseorang juga menjadi penumpang di ferry Salvino kepada Rankannauli.com 2 Agustus 2019.

Memang menurut Pengamatan Rankannauli.com rute yang terlalu jauh menuju loket penjualan tiket terlalu berbelok-belok dan jauh. Kemudian pengalaman mulai 20 tahun yang lalu KPM – KMP yang menyebrang di selat Sunda tersebut harus tertahan selama 1 jam di dekat pelabuhan tujuan dengan alasan masih ada kapal yang tambat di pelabuhan tujuan,  Pada saat Rankannauli,com hendak mengkonfirmasikan keluhan penumpang tersebut Otoritas Pelabuhan Bakahoni tidak dapat ditemui. (Tim – RN)

Share

0 Comments

Join the Conversation